Langsung ke konten utama

Menjadi Entrepreneur Dari Lahir Atau Dibentuk?

    Hai, Apa kabar semuanya? Semoga dalam keadaan baik-baik aja ya. Berbicara tentang Entrepreneur atau Wirausaha. Apasih arti kata Wirausaha, jadi disini saya akan memberikan sebuah opini juga kisah menarik yang akan di angkat dalam blog ini. Ya, walau ditengah pandemi. Semoga Blog ini dapat menemani bacaan kalian agar mendapatkan informasi dan edukasi. 

    Wirausaha itu sendiri artinya Sebuah kegiatan yang menghasilkan usaha atau sebuah bisnis yang di jalankan secara mandiri yang memiliki sumber daya dan kegiatan dibebankan kepada pelaku usaha atau dikenal sebagai wirausahawan terutama dalam menciptakan sebuah produk baru, yang nantinya akan di distribusikan kepada masyarakat juga sebagai sarana oprasi bisnis.


    Berbicara tentang bisnis, mau dong pasti kita memiliki sebuah bisnis atau menjalankan sebuah wirausaha yang menjanjikan. pertanyaanya adalah, Menjadi Enterpreneur itu dari lahir atau dapat di bentuk? Karena seperti ilustrasi pada gambar di atas, bahwa wirausahawan itu seseorang yang memiliki Ide, Kreatifitas, keberanian, tanggap, cermat serta dapat melihat peluang Usaha yang nantinya akan dijalankan. Jadi gimana, ingin memulai atau menunggu sesuatu itu datang? Kembali kepada pertanyaan sebelumnya, Menjadi Enterpreneur itu dari lahir atau dapat di bentuk?
   
    Di sini membahas mengenai opini, dari apa yang saya lihat, saya raba dan saya terawang. Bahwa, menjadi Enterpreneur itu dapat di bentuk dan dipelajari. Masa iya sih?
    Tentu dong, karena semua hal di dunia ini dapat kita pelajari selama kita mau belajar. Jadi, menjadi wirausahawan itu dapat di bentuk? iya, dapat dibentuk ketika kita memiliki jiwa-jiwa wirausaha. apa saja sih, jiwa-jiwa wirausaha yang harus dimiliki?, yaitu Keberanian. seorang wirausahawan akan dibebankan dengan pilihan yang nantinya harus di pertanggung jawabkan, ada beberapa orang yang memulai karirnya tidak semulus jalanan yang ada di tol. terkadang mereka harus melalui jalanan yang berliku, jalanan bebatuan , tanjakan dan turunan. menjadi wirausahawan itu berarti seseorang yang memiliki tekad dan kemauan untuk belajar serta pantang menyerah jika gagal.

    Wirausahawan juga harus memiliki kreatifitas untuk menemukan ide dalam membuat sebuah produk yang nantinya akan diperkenalkan di masyarakat, juga wirausahawan tanggap akan melihat peluang di suatu tempat untuk menjalankan bisnisnya. jadi, semua itu dapat dipelajari jika kita mau belajar untuk meningkatkan kualitas diri kita.

    Jadi, menurut opini saya bahwa menjadi seorang wirausaha atau entrepreneur itu dapat di bentuk. Tidak hanya takdir dari lahir yang menjalankan atau meneruskan usaha orang tua. Tetapi juga, untuk orang-orang yang mau belajar dan memulai sebuah usaha. Don't Have many Excuses, just do it! 

    Dalam berwirausaha kita harus memiliki mentalitas seperti kamu mengendarai sepedah, sepedah dengan dua roda dan harus dikayuh. jika kamu terhenti kamu akan jatuh, jika kamu memperlambat kayuhanmu maka kamu akan tertinggal dengan kompetitormu. Karena, menjadi seorang wirausaha selain memiliki Kemauan, keberanian tetapi juga kita perlu belajar mengenai mempertahankan.

    Menjadi entrepreneur atau wirausaha itu dapat dibentuk, karena apapun yang kita pelajari jika tidak mempraktikannya akan sia-sia. Maka, ketika kita memahami konsep wirasusaha, strategi  wirausaha dan juga memahami proses berwirausaha. Kita perlu adanya aksi, untuk menunjang sebuah tradisi yang tidak hanya ada di dalam isi fikiran namun dapat dipraktikan sehingga menjadi sebuah ladang usaha yang berpeluang.

    
    Sebuah kisah menarik seseorang yang merintis usahanya, Seseorang yang menjalankan Kewirausahaan nya. ialah salah satu Mahasiswa Institut Stiami. Beliau adalah Al Azhar Fitrah Effendi, seorang Mahasiswa Jurusan Adminitrasi Bisnis angkatan 2018 sekaligus Founder dari Berkah Akuaponik Indonesia. Kak Azhar ini, menjalankan usahanya berawal dari idenya yang ingin membantu membangun sebuah sistem pertanian moderen yang dijalankan oleh kaum milenial. Kenapa milenial? Karena Kak Azhar beranggapan bahwa saat ini, kaum milenial memiliki minat yang kurang  terhadap dunia pertanian. Padahal sejatinya Indonesia merupakan negara agraris. 
    
    Akuaponik ini, menggunakan sistem 3 in 1 yaitu sistem yang dapat menghasilkan 3 produk sekaligus dalam 1 tempat dengan lahan terbatas. apa saja yang dapat dihasilkan dari sistem akuaponik 3 in , Kak Azhar menjelaskan bahwa yang dihasilkan dari sistem ini adalah yang pertama, menghasilkan sayuran segar. kedua, Ikan segar dan terakhir burung murai batu medan. Kak Azhar pun menjmaparkan manfaat dari adanya burung murai batu medan dalam sistem akuaponik 3 in 1 ini, Karena manfaatnya ialah yang kita ketahui bahwa burung murai batu medan memiliki suara kicauan yang begitu indah dan menyejukan jika di dengar. Maka akan membuat seseorang merasa nyaman dan relax ketika mendengarkan kicauan burung tersebut.




    Kak Azhar, juga belajar berwirausaha, memperdalam ilmunya ketika berada di dalam Kampus Institut STIAMI. Selain itu, Kak Fitrah aktif berorganisasi yang menunjang potensi serta pengambangan diri di KOPMA STIAMI (Koperasi Mahasiswa Institut STIAMI). Berkah Akuaponik Indonesia ini adalah usaha yang dibangun sendiri pada tahun 2019 hingga saat ini dengan perkembangan yang signifikan. 

    Jadi, jika bukan saat ini kita memulai, lalu kapan? jika kita tidak mempelajari serta mempraktikannya, lalu apakah Sepedah akan berjalan sendiri tanpa di kayuh? Buatlah Dream plan, buatlah goals setting, buatlah target sehingga hidupmu akan lebih bermakna untuk mencapai sebuah tujuan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Karakteristik ENTREPRENEUR cocokah dengan kepribadian saya?

       Karakteristik ENTREPRENEUR, seperti judul kali ini "Karakteristik ENTREPRENEUR cocokah dengan kepribadian saya?".      Saya akan membahas unsur karakteristik entrepreneur dan kepribadian saya sendiri, dibalik opini saya      jadi, menurut literaur yang saya baca dari buku Pengantar Kewirausahaan yang ditulis oleh Bahri, S.E., M.M, karakteristik kewirausahaan merupakan watak, karakter, sikap dan perilaku yang harus dimiliki oleh seorang wirausaha (Entrepreneur).       Sehingga dari bacaan tersebut saya mengetahui bahwa dengan menjadi seorang wirausaha, harus memiliki beberapa karakteristik yang mencerminkan seorang wirausaha. ciri-ciri dari karakteristik seorang wirausaha antara lain; 1. Memiliki semangat dan dorongan kuat untuk berprestasi      kenapa demikian, karena menjadi seorang wirausaha atau entrepreneur harus memiliki semangat prestasi untuk mencapai tujuan dari apa yang sudah dibuat seba...

Mengenal HALO LAPAR melalui BMC (Business Model Canvas)

    Dalam menjalankan sebuah bisnis atau usaha yang menghasilkan produk maupun jasa, perlu adanya business plan. semua yang dilakukan sesuai dengan tujuan dan mecapai target untuk melihat progres dan perkembangan. Dalam hal ini, saya akan memperkenalkan Rangka kerja yang akan membahas mengenai model bisnis dalam bentuk visual atau canvas. Sekaligus memperkenalkan lebih jauh mengenai, apa itu Halo Lapar?     Sebelumnya apakah kalian pernah mendengar Business Model Canvas/BMC, nah BMC atau dapat di kenal juga sebagai Business Model Generation yaitu sebuah buku yang ditulis oleh Alexander Osterwalder dan Kawan-kawannya, mereka memperkenalkan sebuah kerangka kerja sebagai model bisnis dalam bentuk visual atau canvas     BMC disusun guna memvisualkan, menilai dan menjelaskan sebuah model bisnis. Sehingga hasil dari bisnis yang dikerjakan akan maksimal. BMC terdiri dari 9 elemen, sebagai bentuk strategi dalam menjalankan bisnis. Contoh yang akan dibahas, yaitu el...

Apa Pentingnya Menerapkan Editorial Plan ?

       Hai, Aku Mochamad Alif Akbar Mulya CB201110319. Mahasiswa Institut Stiami  dalam blog ini, aku akan membahas mengenai Editorial Plan. Sebagai tugas mata kuliah Kewirausahaan   Sekarang kita kenalan yuk sama Editorial Plan, editorial plan itu apa? Editorial Plan atau yang dikenal sebagai jadwal unggah, kalender konten dan editorial konten. merupakan sebuah jadwal yang sangat penting dimiliki oleh sebuah perusahaan, pembisnis dan content creator dalam melakukan unggahan atau publikasi konten     Terus, editorial plan itu penting gak si? Dalam era digital ini, tentu banyak sekali kegiatan yang mnggunakan media sosial atau platform digital lainnya. editorial plan ini sangat membantu sebuah bisnis atau konten, karena dengan adanya editorial plan akan membantu untuk mengunggah konten dengan jadwal yang tersajikan.  Di era digital, di mana informasi bisa datang dalam beragam format dan sumber yang makin beragam, perencanaan yang baik sejak a...