Dalam menjalankan sebuah bisnis atau usaha yang menghasilkan produk maupun jasa, perlu adanya business plan. semua yang dilakukan sesuai dengan tujuan dan mecapai target untuk melihat progres dan perkembangan. Dalam hal ini, saya akan memperkenalkan Rangka kerja yang akan membahas mengenai model bisnis dalam bentuk visual atau canvas. Sekaligus memperkenalkan lebih jauh mengenai, apa itu Halo Lapar?
Sebelumnya apakah kalian pernah mendengar Business Model Canvas/BMC, nah BMC atau dapat di kenal juga sebagai Business Model Generation yaitu sebuah buku yang ditulis oleh Alexander Osterwalder dan Kawan-kawannya, mereka memperkenalkan sebuah kerangka kerja sebagai model bisnis dalam bentuk visual atau canvas
BMC disusun guna memvisualkan, menilai dan menjelaskan sebuah model bisnis. Sehingga hasil dari bisnis yang dikerjakan akan maksimal. BMC terdiri dari 9 elemen, sebagai bentuk strategi dalam menjalankan bisnis. Contoh yang akan dibahas, yaitu elemen-elemen dari Brand Halo Lapar.

Halo Lapar, merupakan salah satu brand yang menghasilkan produk sebuah makanan yang kekinian diambil dari inspirasi film StartUp korea. Siapa yang tidak mengenal Film tersebut, ya makanannya yaitu corndog.
Brand ini, berlogokan daun yang menggambarkan sendok dan garpu, serta berwarna hijau muda dan hijau tua. Mengapa daun, daun itu mampu memenuhi kebutuhan energinya. selain itu ditambahkan garpu dan sendok, yang bermakna manusia dalam memenuhi kebutuhan energinya di perlukan asupan makanan yang nantinya menjadi tenaga.
Maka Halo lapar, hadir untuk memenuhi kebutuhan energi dengan mengenyangkan perut sesuai dengan tagline halo lapar. Kenyangin perut aja. Mengapa warna hijau? Hijau bermakna kesegaran, sumber kehidupan dan rasa nyaman. Maka Halo lapar selain memenuhi kebutuhan energi, namun juga memberikan sumber kehidupan dengan perut yang kenyang hatipun senang.
Lalu, apa contoh BMC pada produk Halo Lapar ini. seperti sebelumnya bahwa BMC memiliki 9 elemen diantaranya
1. Customer Segments
Elemen pertama yang terdapat didalam BMC, sebelum memulai bisnis kita perlu mengetau target dari market atau pelanggan kita. Menentukan segmen pelanggan. Dalam Hal ini, Halo Lapar di dalam Customers Segmentsnya fokus kepada Pelajar SD-SMA, Anak Muda sekitar Sindang Jaya dan Pemuda yang suka kumpul untuk sekedar nongkrong. Karena, saat ini banyak sekali pemuda yang suka berkumpul dengan teman-temannya
2. Value Proposition
Dalam hal ini, memperkenalkan produkl keunggulan dan kelebihan apa saja yang akan didapatkan oleh konsumen didalam produk tersebut. Kekuatan serta keunggulan didalam halo lapar ini, yaitu KENYANG, BANYAK PILIHAN, TERJANGKAU dan KEKINIAN. Produk yang dapat mengenyangkan, banyak pilihan sehingga tidak bosan dengan sajian yang serupa, terjangkau dengan harganya sehingga dapat masuk disemua kalangan terakhir kekinian atau mengikuti perkembangan makanan.
3. Channels
Channels didalam BMC yaitu, bagaimana produkmu dapat diketahui oleh orang banyak.Melalui channels barulah kamu dapat menyampaikan Value Proposition, dalam hal ini Channels yang digunakan oleh Halo Lapar, yaitu Social Media, GOFOOD, GOJEK dan People to people. Kita ketahui bersama bahwa Social Media sangat berdampak, mengapa? karena hampir setiap orang mengaksesnya setiap hari, social media dengan jangkau luas sehingga mengunggah iklanpun akan lebih mudah. Penggunaan media ojek online sebagai sarana pengenalan produk melalui GOFOOD dan GOJEK sehingga tidak ada lagi batasan daerha atau jarak dalam pemesanan, terakhir people to people. Salah satu keajaiban yang sangat berdampak adalah dari orang ke orang, jika produk kita baik, enak dan mantap maka orang akan post disocial media dan memberikan review yang baik sehingga benefit yang kita dapatkan adalah kepercayaan yang diberikan oleh customers.
4. Revenue Streams
Sesuatu yang paling vital didalam sebuah usaha atau organisasi, karena disinilah bagaimana usaha menghasilkan atau memperoleh pendapatan dari pelanggan. Halo Lapar dalam hal ini sudah memperhatikan Revenue Streams yaitu melalui Transaksi Penjualan Corndog dan Iklan yang ditampilkan disocial media yang menarik perhatian customers
5. Key Resource
Sumber daya yang akan menghasilkan value propositions, bagaimana usaha dijalankan dengan sumber daya tersebut. Halo Lapar, akan memperkenalkan Key Resource nya. yaitu Pegawai atau staff halo lapar, booth portble serta alat masak yang nantinya mendapatkan value propositions.
Jadi Halo lapar akan membuat Booth Portable sebagai sarana melakukan penjualan, serta melengkapi atribut pegawai sebagai branding bahwa Halo Lapar memang bergerak secara profesionalitas. Kewirausahaan ini di Bangun Oleh Ide Mochamad Alif Akbar jika terealisasikan nantinya akan sebagai Owner. Halo lapar sebenarnya adalah usaha yang nantinya memang akan dijalankan hanya saja masih dalam beberapa tahap dan proses. Halo lapar memiliki Instagram atau social media di @halolapar
Selanjutnya yaitu elemen BMC ke 6, pad elemen BMC ke 6 ini ialah customer relationship. Bagaimana sebuah usaha melakukan hubungan pendekatan yang baik kepada customers sehingga pelanggan tidak akan mudah berpaling. Disini Halo Lapar, melakukan pendekatan dengan awal special grand opening BUY 2 GET 3, beli dapat 3 sebagai sarana memperkenalkan cita rasa yang beragam.
kemudian Beli 10 dapat 12, termasuk kedalam customers relationshp dari halo Lapar. setelah grand opening masih ada loh ternyata promo menarik, beli 10 dapet 12. Juga menambahkan lelehan keju Mozarella yang nikmat didalam setiap gigitan maupun topping diatasnya. diharapkan customers relationship ini membuat pelanggan tidak mudah berpaling kepada kompetitor.
7. Key Activities
Aktifitas yang dijalankan berhubungan dengan kegiatan produktivitas dari bisnis atau usaha yang dijalankan, dimana dengan hasil akhir mendapatkan proposisi nilai. kegiatan halo lapar dalam hal ini yaitu, memasak, melakukan penjualan, menambah menu, serta bereksperimen dengan hal-hal baru. sehingga aktivitas ini diharapkan menambah proposisi nilai.
8. Key Partnership
partnership ini guna menjaring kerjasama yang nantinya akan lebih luas, sehingga akan lebih memperkenalkan produk dan keunggulannya. Halo lapar memiliki key partnership yaitu dari Teman, Keluarga serta OJOL (Ojek Online). yang nantinya akan bekerjasama dalam hal menyebar luaskan informasi
9. Cost Structure
elemen yang terakhir didalam BMC tidak kalah penting, yaitu cost structure dimana agar mengetahui struktur pembiayaan serta mengelola secara efesian bisnis yang dijalankan. Halo lapar, memiliki cost structure yaitu Bahan baku masak, Sewa tempat, biaya pembelian booth portable serta gaji karyawan. Bahan baku, karena dibutuhkan untuk membuat produk yang dijual, tempat sebagai sarana untuk kita memproduksi.
Halo lapar juga memiliki sahabat yang dikenal sebagai sobat kenyang, nah. sobat kenyang, apakah sudah mengerti mengenai BMC? serta contoh dari BMC Halo Lapar?. maka dari itu saya mengajak sobat kenyang semuanya untuk tetap mengikuti perjalanan dalam kepenulisan blog ini.
Penulis, sebagai Mahasiswa Institut Stiami Fakultas Ilmu Administrasi Jurusan Administrasi Bisnis, mengajak untuk sobat kenyang mengiikuti social medianya juga.
temui di Instagram @halolapar dan @mochamadalifakbar, semoga apa yang penulis sampaikan akan bermanfaat bagi penulis dan sobat kenyang yang membacanya. salam wirausaha!






💗
BalasHapus