Hai, Aku Mochamad Alif Akbar Mulya CB201110319. Mahasiswa Institut Stiami dalam blog ini, aku akan membahas mengenai Editorial Plan. Sebagai tugas mata kuliah Kewirausahaan
Sekarang kita kenalan yuk sama Editorial Plan, editorial plan itu apa? Editorial Plan atau yang dikenal sebagai jadwal unggah, kalender konten dan editorial konten. merupakan sebuah jadwal yang sangat penting dimiliki oleh sebuah perusahaan, pembisnis dan content creator dalam melakukan unggahan atau publikasi konten
Terus, editorial plan itu penting gak si? Dalam era digital ini, tentu banyak sekali kegiatan yang mnggunakan media sosial atau platform digital lainnya. editorial plan ini sangat membantu sebuah bisnis atau konten, karena dengan adanya editorial plan akan membantu untuk mengunggah konten dengan jadwal yang tersajikan.
Di era digital, di mana informasi bisa datang dalam beragam
format dan sumber yang makin beragam, perencanaan yang baik sejak awal menjadi
kunci dalam memenangkan persaingan. Perencanaan editorial ada di titik-titik
awal dari proses dan strategi content marketing tersebut. Inilah yang membuat
proses perencanaan editorial penting.
Di perencanaan editorial inilah mulai diidentifikasi siapa
target pembaca kita. Dalam identifikasi audiens, bagian produksi konten tidak
bisa bekerja sendirian. Diperlukan adanya masukan data akurat dari bagian
analis, penjualan, dan juga pemasaran. Semuanya harus sejalan. Bagian pemasaran
inilah yang paling tahu, apa yang menjadi sasaran dan strategi besar organisasi
di mana dalamnya termasuk strategi content marketing tersebut.
Misal, untuk materi tulisan yang diunggah di website, dari
pilihan kata kunci dari tema terkait sudah bisa diketahui seberapa besar
potensi pembacanya yang bisa kita dapatkan dari mesin pencari semacam Google
kalau website tersebut sudah dikembangkan dengan prinsip SEO friendly.
Terakhir, hal penting yang ada dalam perencanaan editorial
adalah alokasi anggaran dan timeline.
Lalu, cara penerapannya seperti apa? iya, penerapan editorial plan. Penerapannya, yaitu Editorial dibuat semenarik mungkin dengan sederhana. Buat dengan tujuan yang spesifik, memiliki tolak ukur, tidak perlu khawatir dengan tujuan yang luas berusaha tetap fokus dengan tujuannya.
Sebagai Contoh singkat, dalam Editorial Plan.



Komentar
Posting Komentar